Skip to main content

Posts

Geger Wisata Murah

Pesatnya pembangunan infrastruktur pariwisata ditopang dengan gencarnya promosi lintas benua belum berbanding lurus dengan tingkat kunjungan wisatawan mancanegara.

Rentetan bencana alam di berbagai wilayah Nusantara memperlambat laju pertumbuhan tingkat kunjungan wisata atau bahkan stagnan.

Bencana alam, mulai dari letusan Gunung Agung pada tahun lalu, disusul dengan gempa bumi di Lombok dan tsunami di Sulawesi Tengah pada tahun ini, memberikan pelajaran yang sangat berharga tentang bagaimana melakukan mitigasi yang baik guna memulihkan kepercayaan insan pariwisata.

Indonesia yang dianugerahi zamrud khatulistiwa plus budaya dan tradisi masyarakat yang beragam belum juga berdaya mengejar ketertinggalan sektor pariwisata dari negara lain.

Di Asia Tenggara, pariwisata Indonesia masih kalah dari Thailand, Singapura, dan Malaysia, terutama dalam menarik minat wisatawan dari China yang dalam beberapa tahun terakhir masyarakatnya mulai gemar pelesir ke mancanegara.

Padahal negara-negara tetangga…
Recent posts

Program OK OCE Dipertanyakan

Bukti keberhasilan gerakan "One Kabupaten/Kota One Center Entrepreneurship" (OK OCE) yang dicanangkan Pemprov DKI Jakarta sejak tahun lalu dipertanyakan karena tidak terdengar ceritanya.

"Ya terus terang di Jakarta ya. OK OCE coba dilihat, di mana yang berhasil di Jakarta? Coba dilihat saja," ujar Ketua DPP PDI Perjuangan Djarot Saiful Hidayat di Pusat Pasar Medan, Sabtu, dalam rangkaian kegiatan Safari Kebangsaan III di Sumatera Utara, Medan, 15/12 (Antara)

Sementara untuk UMKM dinilainya lebih baik dibina seiring dilakukan perbaikan pasar tradisional dan penciptaan pasar dengan memanfaatkan teknologi agar dapat diakses konsumen lebih luas.

Dalam kesempatan tersebut, Sekjen DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menyebut capres petahana Joko Widodo (Jokowi) telah melakukan renovasi pasar tradisional sehingga dikelola secara modern, tanpa menggusur pedagang tradisional.

"Pak Jokowi paling tidak sudah membangun secara total lebih dari 5.000 pasar. Sekaligus seba…

Bukan Cuma Infrastruktur Yang Diurus

Jakarta, 13/12 (WajahBaru) - Presiden Joko Widodo menegaskan bahwa yang diurus pemerintah bukan hanya pembanguna infrastruktur semata.

"Yang kami perhatikan bukan hanya fisik atau infrastruktur tetapi SDM juga melalui bantuan PKH (Program Keluarga Harapan). Ini keberpihakan negara kepada rakyatnya. Jangan ada yang bilang setiap hari yang diurus infrastruktur, mereka tidak tahu ada PKH."

Hal tersebut disampaikan Presiden Jokowi saat memberikan pengarahan pada Jambore Sumber Daya Program Keluarga Harapan (PKH) 2018 di Istana Negara Jakarta, Kamis (13/12).

Jokowi juga mengatakan pemerintah akan terus melakukan upaya untuk menurunkan angka kemiskinan di Tanah Air.

Kepala Negara mengatakan sekarang ada 9,8 persen warga yang masuk kategori miskin, yang mana angka itu sudah turun dibanding 2014 yang sebesar 11,2 persen dari jumlah penduduk.

Ia mengatakan bahwa untuk menurunkan angka setelah mencapai satu digit memang perlu tenaga ekstra, termasuk dalam menjalankan program PKH untu…

Jangan Ada Hoax Diantara Kita

Purwokerto, 13/12 (WajahBaru) - Tahun 2018 sudah hampir berakhir, dalam arti tahun politik 2019 sudah semakin dekat. Tidak dapat dipungkiri, bahwa selama ini kontestasi politik di ruang online atau dalam jaringan/daring berlangsung cukup "keras".

Media sosial semakin berperan signifikan dalam kampanye politik, seiring dengan bertambah banyaknya orang yang menggunakannya.

Dosen Ilmu Komunikasi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto, Edi Santoso, mengatakan bahwa pada saat ini banyak opini dibangun tak semata di media arus utama, tetapi juga di media sosial.

Namun menurut dia, media sosial pada saat ini belum sepenuhnya dipakai untuk kampanye politik secara konstruktif. Maka, yang populer kemudian adalah hoaks atau ujaran kebencian.

Politik identitas pun lebih menemukan bentuknya melalui media sosial, dan pogram-program kampanye rasional tenggelam oleh pertarungan identitas.

Dia mengkhawatirkan, memasuki tahun 2019, kabar bohong …

Kandang Banteng Jadi Rebutan

Jakarta, (WajahBaru 14/12/2018) - Jawa Tengah selama ini dikenal sebagai kandang banteng, wilayah dengan dominasi pengikut PDI Perjuangan. SBY dengan Partai Demokrat selama 10 tahun berusaha menggusur dominasi kandang banteng, namun tidak sanggup. Kini, Sandi Uno berencana memindahkan markas tim pemenangannya dari Jakarta ke Jawa Tengah mulai Januari 2019.

"Kemenangan di Jateng besar pengaruhnya secara nasional," kata Direktur Materi Debat Badan Pemenangan Nasional (BPN) Sudirman Said ketika meresmikan Posko Relawan Prabowo-Sandi di Lebaksiu, Kabupaten Tegal, Sabtu (8/12).

Sementara itu, Ketua Tim Kampanye Daerah Jawa Tengah pasangan calon presiden-wakil presiden RI Joko Widodo-Ma'ruf Amin, Bambang Wuryanto menilai rencana pemindahan markas pemenangan pasangan Prabowo-Sandi ke Kota Surakarta justru menguntungkan kubu petahana.

"Rencana itu justru menguntungkan, tidak lupa kami mengucapkan terima kasih kepada Pak Sandiaga yang secara tanpa sengaja telah membantu memper…

Eight Festival Makassar Bawa Citra Positif Sulsel

Makassar, 18/9 (WajahBaru) - Gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah menyatakan agenda seni, budaya, hiburan dan pariwisata tahunan dalam ajang Makassar International Eight Festival and Forum (F8) membawa citra positif untuk provinsi Sulsel.

"Pelaksanaan Makassar International Eight Festival atau F8 harus disukseskan bersama. Ini adalah kebanggan kita sebagai warga Sulsel," ujar Nurdin Abdullah di Makassar, Selasa.

Setelah dua pekan dilantik menjadi pemimpin baru di Sulsel Nurdin Abdullah bersama beberapa pejabat setempat banyak melakukan kunjungan silaturrahmi .

Gubernur Nurdin di kantor Balai Kota Makassar menyempatkan diri mendengar pemaparan terkait F8 bersama jajaran SKPD Pemkot Makassar sekaligus memberi apresiasi terhadap acara international itu pada Senin. Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto yang memaparkan langsung program tahunannya itu menyatakan bahwa pada acara pembukaan setiap tahun selalu berbeda dan menawarkan banyak kemeriahan.

"Kita akan menawarkan a…

Sudah Dilarang Mantan Koruptor Tetap Nyaleg

Jakarta, (WajahBaru 24/7/2018) – Komisi Pemilihan Umum RI membuat aturan mantan koruptor tidak boleh menjadi wakil rakyat, namun masih ada saja mantan narapidana korupsi yang nyaleg atau mendaftarkan diri sebagai bakal calon legislatif.

Komisi Pemilihan Umum (KPU) menyatakan lima bakal calon anggota legislatif DPR RI yang didaftarkan partai politik merupakan mantan narapidana kasus korupsi.

"Berdasarkan dokumen yang disampaikan partai politik, KPU menemukan lima bakal calon anggota legislatif yang pernah terkena tindak pidana korupsi," ujar Ketua KPU RI Arief Budiman di Jakarta, Sabtu malam (22/7) dilansir Antara.

Arief tidak menyebutkan siapa nama kelima bakal caleg itu dan dari partai mana saja mereka berasal. Namun dia mengatakan status para bakal caleg mantan narapidana koruptor diketahui dari salinan putusan pengadilan yang dilampirkan kelima bakal caleg itu.

KPU pun menyatakan para bakal calon itu tidak memenuhi syarat dan seluruh berkasnya akan dikembalikan kepada pa…