Sosialisasi Wesly Silalahi Ditolak Mahasiswa USI

Wesley Silalahi, salah seorang yang sering disebut sebut sebagai bakal calon walikota Pematangsiantar didemo oleh mahasiswa USI (Universitas Simalungun) Sumatera Utara pada hari Sabtu (9/5/2014). Hal ini berawal dari sosialisasi yang sedang dilakukan di dalam lingkungan kampus. Hal yang telah diatur dalam undang undang diabaikan, Pasal 86 UU No 8 Tahun 2012 ayat 1 (H) sudah ditegaskan tentang larangan kampanye yang dilakukan di fasilitas pemerintah, rumah ibadah, maupun lingkungan pendidikan.

Kejadian ini menjadi preseden buruk dan mendapat respon dari masyarakat Siantar yang dikenal sangat kritis, termasuk ulasan warga kota dan komunitas Anak Siantar di media sosial Facebook tentang slogan Siantar Soposurung, mengaitkan nama Wesly dengan TB. Silalahi. Berita tentang aktifitas Wesly Silalahi ini dapat dibaca secara lengkap pada berita ini. Berikut kutipan yang disampaikan oleh Rektor USI, Marihor Manullang, pihak Wesly telah mengabaikan kesepakatan. Menjadi topik yang sangat hangat, aksi bakar ban yang dilakukan dengan kepulan asap hitam memikat rasa ingin tau warga kota. Diberitakan oleh harian lokal, mahasiswa nyaris bentrok dengan keluarga Silalahi yang menolaknya jumlah spanduk yang digelar di kampus.
"Setahu saya izin acara marga untuk memakai auditorium itu, sesuai dengan kesepakatan dengan tim pilkada tidak ada spanduknya dan kampanye untuk di wilayah kampus. Kalau semalam di kampus sudah saya suruh turunkan," ujar Rektor USI Marihot Manullang



Pematangsiantar adalah kota kedua terbesar di Sumatera Utara yang akan menggelar suksesi kepemimpinan melalui Pemilukada pada 09 Desember 2015, serentak dengan beberapa daerah lain di Indonesia. Dambaan warga kota yang menginginkan pemimpin yang tepat, membuat kota pendidikan ini lebih baik, menjadikan masyarakat semakin kritis yang kelak akan menentukan perolehan suara calon walikota yang siap bertanding setelah diumumkan secara resmi oleh KPUD (Komisi Pemilihan Umum Daerah).

Beberapa nama populer yang sering disebut sebut sebagai bakal calon Walikota Pematangsiantar yang mendaftar melalui partai politik diantaranya, Walikota Hulman Sitorus (incumbent), Teddy Robinson Siahaan, Dangas Sihombing, Koni Ismail Siregar, Alusius Sihite, Agusto Silalahi, dan Toga Panjaitan, Erizal Ginting, serta beberapa nama lainnya. Sedangkan Fernando Simanjuntak sering disebut akan bersaing melalui jalur independen.