Joko Widodo Orang Indonesia

Jokowi
Joko Widodo

Orang ini, dalam 3 tahun sudah berhasil membangun jalan trans Papua yang selama ini tidak ada satu pemimpinpun yang mau atau sanggup membangunnya. Orang ini, dalam 3 tahun sudah memulai membangun jalan lintas di sepanjang perbatasan Malaysia dari Kalimantan Barat hingga Kalimantan Utara Sepanjang 1900 Km. Dia juga sedang menyambungkan Kalimantan dengan jalur kereta api.

Orang ini, dalam 3 tahun sudah memulai membangun menghubungkan kota di Sulawesi dengan jalur kereta api. Orang ini, dalam 3 tahun sudah memulai membangun jalan bebas hambatan di Sumatera yang menyambungkan Aceh sampai Lampung. Orang ini, dalam 3 tahun sudah berhasil membangun 7 waduk di NTT (Nusa Tenggara Timur), membangun bandara dan pelabuhan.

Bandara di seluruh Indonesia, sarana transportasi LRT, MRT di Jakarta dan Palembang, pelabuhan di Seluruh Indonesia. Orang ini, dalam 3 tahun sudah menjadi pembicaraan pemimpin-pemimpin dunia akan kesuksesannya menjaga perekonomian Indonesia disaat negara lain terancam bangkrut. Orang ini, dalam tiga tahun sudah pandai melobbi hasil bumi kita yang dibarter dengan teknologi tingkat tinggi negara Lain.

Dan banyak lagi hasil kerjanya yang kemarin kita anggap mustahil untuk dikerjakan. Orang ini, di dalam pikirannya cuma tersirat ingin membangun negara dari pinggiran Indonesia. Keadilan sosial bagi seluruh orang Indonesia, bukan mayoritas atau minoritas.

Orang ini, orang Indonesia, putra Indonesia dari kalangan rakyat jelata, hanya seorang tukang kayu saja. Orang ini, didalam dirinya hanya tahu kerja, kerja, dan Kerja. Dia hanya senyum jika dituduh PKI. Dia hanya diam jika diolok-olok nama hewan. Dia hanya bungkam walau di doakan keburukan atas dirinya. Tapi, dia akan marah besar jika ada orang yang menghina Pancasila dan mengancam ke-bhinneka-an kita.

Orang ini memiliki nama Joko Widodo, orang Indonesia, tukang kayu dari rakyat jelata. Orang seperti inilah yang dulu dijanjikan Ir. Soekarno untuk Indonesia, “Beri Aku 10 Pemuda, Akan Kuguncang Dunia.

Camkan..., hanya 3 tahun waktu yang dibutuhkannya, bagaimana jika 10 tahun? Masih banyak kekurangannya, tentu iya. Karena dia baru tiga tahun memimpin Indonesia. Semoga beliau diberi kesehatan dan umur panjang, Tetap amanah dan menjaga dan merawat rumah bersama, Indonesia.