Siapa Bilang Edy Rahmayadi Sakit?


Apa kabar 'ayah' Edy?

Medan, (WajahBaru, 29/05/2018), Semoga pak Edy tetap sehat walafiat walau banyak sekali issue yang beredar ke publik bahwa 'ayah' sedang sakit. Bahkan terlalu banyak yang 'menggoreng' issue yang bilang bahwa 'ayah' kena serangan stroke. #SaveAyahEdy

Saya gak percaya seorang prajurit TNI yang gagah itu terserang penyakit. Saya juga gak percaya seorang perwira tinggi militer yang kerap push-up saat berada di komplek-komplek tentara di jam-jam tertentu bisa terserang stroke.

Artikel terkait: Rakyat Berhak Tau Bagaimana Kondisi Edy Rahmayadi 

Tapi memang yang banyak menimbulkan pertanyaan dan asumsi adalah tidak munculnya pak Edy di muka publik selama kurang lebih 9 hari sementara beliau sedang mencalonkan diri menjadi Gubernur Sumut yang notabene harus menunjukan diri berkampanye dalam upaya memenangkan 'kompetisi' pilgubsu 2018.

Ada yang bilang bahwa pak Edy sedang umroh. Saya juga kurang yakin akan informasi itu karena logikanya setiap kontestan pilkada yg sedang meraih simpatik publik pasti akan narsis jika sedang menjalankan ibadah umroh. Minimal aksi swa-fotolah. Tapi ternyata tidak ada bukti digital bahwa si 'ayah' sedang ng'umroh.

Lalu kemana sebenarnya 'ayah' Edy saat 'cuti' kampanye selama 9 hari?

Saya sangat yakin beliau sedang mempersiapkan langkah-langkah startegic sehingga harus 'cuti' kampanye agar mampu memenangkan pilkada serentak yang akan digelar tanggal 27 Juni mendatang.

Di tengah tengah publik seperti seolah 'kecarian' atas sosok calon gubernur, 'ayah' Edy muncul secara tiba-tiba di Stadion Teladan saat laga 'home' PSMS Medan menjamu Arema. Dan disambut ribuan pendukungnya yang berada di tribun barat.

Sang jendral nampak sehat-sehat aja kok. Bahkan sangat semangat mendukung pasukan ayam kinantan yang pada akhirnya mampu menggilas tim tamu Arem Malang dengan skor 2-0 tanpa balas.

Jadi salah besar yang mengatakan beliau sedang sakit. Apalagi yang bilang beliau terkena serangan Bell's palsy karena mulutnya yang nampak miring padahal dia itu sedang ngunyah-ngunyah permen karet loh (permen yang asyik di makan saat nonton bola).

Ada juga issue yang mengatakan bahwa dia harus dipapah saat beranjak dari bangku stadion karena masih sempoyongan paska perawatan di Singapura? Halaah... terlalu berlebihan memang.

Padahal beliau memang sangat dekat dengan pendukungnya sehingga banyak orang yang berebutan bergandengan tangan saat beliau berjalan.

Lagi pula kalau beliau sakit, pilagubsu ini tidak akan seru dan kurang menarik jika salah satu kontestannya terserang penyakit apalagi yang tergolong mematikan.

Untuk itu saya sangat berharap agar 'ayah' Edy selalu sehat dan gagah. Mari kita panjatkan doa pada sang maha kuasa akan apa saja agar beliau tetap bugar dalam menghadapi pertarungan 'head to head' antara Edy Ijek dan Djarot Sihar Sitorus dalam pesta demokrasi merebut kursi Sumu 1 dan 2.

Dan kepada para simpatisan, pendukung dan apalagi relawan Djoss, agar tidak pernah menyusukuri keadaan Pak Edy jikapun benar-benar sedang sakit. Karena sikap itu adalah sikap seorang pecundang karena berharap kemenangan atas keterlurukan lawan.

Mari untuk bersikap 'sportif', 'gentle' dan berjiwa besar. Sebab petarung sejati tidak akan menghunuskan pedang saat lawan sedang terkulai.

Semoga tetap sehat ya Jendral...!

#SalamKomando
#DjossTetapDjoss
#EramasSemogaSehat

Partoba Pangaribuan