Jokowi Diantara Ulama Muda


Sentul, Bogor, (WajahBaru 11/7/2018) - Presiden RI Joko Widodo berada diantara ulama muda dalam acara halalbihalal dan silaturrahmi nasional ulama muda Indonesia yang tergabung dalam Solidaritas Ulama Muda Jokowi (Samawi) di Sentul International Convention Centre (SICC), Bogor, Selasa malam (10/7).

Dalam kesempatan itu Jokowi meminta ulama dan umara untuk beriringan menjaga ukhuwah bangsa dan negara Indonesia.

"Sekali lagi beriringnya ulama dan umara dan juga kepada para anggota Samawi marilah kita turut menjaga negara bangsa kita," kata Presiden, dilansir Antara.

Joko Widodo yang selalu dielu-elukan masyarakat di setiap daerah yang dikunjunginya saat blusukan, mengingatkan agar seluruh umat terus menjaga ukhuwah islamiah dan ukhuwah wathaniah sebab tantangan dan pekerjaan kedepan bagi bangsa Indonesia masih banyak dan panjang.

"Karena pekerjaan kita masih banyak kedepan, tantangan makin berat, dan bisa dilalui jika kita rukun bersatu," katanya.

Presiden sekali lagi ingin mengingatkan kepada semua lapisan masyarakat nasional bahwa Indonesia ini adalah negara dan bangsa besar.

"Kita harus sadar bahwa negara Indonesia penduduk muslim terbesar di dunia. Ini yang terus saya sampaikan di mana-mana di konferensi internasional," katanya.

Jokowi Presiden RI ke tujuh menjelaskan bahwa saat ini penduduk Indonesia sebanyak 263 juta jiwa dengan memiliki 714 suku, dan lebih dari 1.100 bahasa daerah sebagai anugerah Allah kepada Indonesia. Hal itulah yang menjadikan Indonesia ini berbeda, beragam, dari suku, agama, bahasa daerah, adat, dan tradisi.

"Menjadi kewajiban kita bersama menjaga ukhuwah islamiah, ukhuwah wathaniah karena aset besar Indonesia adalah persaudaraan, kerukunan, persatuan, karena kita memang diberikan anugerah Allah Swt, berbeda beragam majemuk, inilah yang dikagumi negara lain, terutama Islam. Karena betapa kita berbeda adat, suku, tradisi, dan agama, Indonesia tetap rukun, bersatu, hidup berdampingan," katanya.

Menurut pebisnis mebel sukses yang kemudian jadi presiden, hal itulah yang harus terus dijaga sehingga bangsa Indonesia tidak keluar rel dari yang direncanakan.

"Ini butuh kerja keras. Negara besar seperti Indonesia cobaannya besar, tantangannya hambatannya juga besar. Akan tetapi, ini tugas bersama untuk membangun negara ini," katanya.

Pada kesempatan itu, ribuan anggota Samawi menggelar deklarasi mendukung Joko Widodo untuk meneruskan periode keduanya sebagai Presiden RI. (AF)