Jualan Agama di Sembarang Tempat


Jualan agama setiap hari dan disembarang tempat. Sampe tempat-tempat dan majlis suci jadi kotor karena jadi tempat jualan......

Begitu ada yang nawar, eh... malah bilang itu SARA, lha terus jualanmu selama ini apa bukan SARA? Terus kamu bilang kami sedang cari pemimpin negara bukan pemimpin agama... lha kalo begini ngapain selama ini jualan agama, bukan jualan program memimpin negara?

Dari awal kan sdh diingatkan jangan politisir agama, jangan gunakan ayat untuk kepentingan politik,  gunakan program dan akhlak untuk menarik simpati ummat...... ehhh kalian malah menuduh sekuler, liberal.  Sambil terus berteriak di mimbar-mimbar masjid menyebarkan virus kebencian dan fitnah atas nama agama dan kebenaran.

Dan terus saja kalian  merasa diri  paling Islam, paling baik, paling suci dan paling benar. Menggunakan segala dalil agama untuk membenarkan junjungan yg didukung. Begitu ada yang ngajak serius bicara agama kalian ngeles dengan segala dalih dan cara...

Sebetulnya kalian ini maunya apa, mensyiarkan agama atau berebut kuasa....???

Sudahlah..... ayo bicara baik-baik bagaimana cara berbuat baik pada sesama, cara mensejahterakan rakyat dan membangun maslahat unt ummat. Itu semua sudah merupakan pengamalan ajaran agama meski tanpa menggunakan simbol agama dan diteriakkan pake ayat suci. Kan ayat suci bukan untuk diteriakkan tapi diamalkan. Dan simbol agama bukan semata untuk dipamerkan tapi untuk dipahami....

Hanya seorang pengecut yang menantang kemudian lari sembunyi dengan berbagai dalih saat dilayani.... hanya seorang penipu yang menawarkan dagangan atas sesuatu yang sama sekali tidak dimiliki.....

Tabikkk.....